Saturday, March 27, 2010

SUARA ADZAN DI BULAN

Adzan adalah suatu panggilan kepada umat Islam untuk melaksanakan shalat fardhu lima waktu sehari-semalam. Adzan merupakan salah satu dari beberapa syi’ar Islam. Apabila di suatu tempat terdengar suara adzan, maka ini menunjukkan di tempat itu ada sekumpulan orang Islam. Namun, pada sebagian adat masyarakat Islam, adzan tidak hanya dipakai untuk memberitahukan masuk waktu shalat, tetapi juga dilantunkan ketika menguburkan orang Islam yang meninggal dunia dan dilantunkan pula ketika seseorang mau keluar rumah untuk berangkat ibadah haji. Yang jelas, adzan merupakan salah satu sarana untuk membesarkan agama Islam di muka bumi atau bahkan ke seluruh alam semesta.

Sebuah berita mengejutkan datang dari surat kabar Malaysia yang menyebutkan bahwa seorang Astronot Amerika terkenal bernama Neil Armstrong menyatakan diri masuk Islam. Armstrong adalah orang yang pertama kali menginjakkan kaki di bulan. Berita tersebut disebarluaskan oleh berbagai surat kabar di dunia. Dalam surat kabar tersebut dikatakan bahwa negara Mesir berada di belakang masuk Islamnya astronot Amerika itu. Cerita ini berawal sejak kembalinya Armstrong dari perjalanan pertamanya ke bulan. Ia melakukan kunjungan ke Kairo ibukota Mesir dalam rangka kunjungannya ke seluruh dunia. Pada saat Armstrong sedang berjalan-jalan di perkampungan rakyat Kairo, ia mendengar suara adzan Zhuhur dari salah satu masjid di sana. Tiba-tiba, ia menjadi lemas dan bertanya di tengah keterkejutannya itu tentang suara yang didengarnya. Salah seorang guide (pemandu) yang bingung melihat tamunya lunglai seperti itu menjawab bahwa itu adalah suara adzan yang mengingatkan kepada orang-orang Islam untuk melakukan shalat lima waktu. Setelah menerima penjelasan tersebut, astronot itu tidak menjawab sepatah kata pun.

Setelah beberapa hari di Kairo, laksana bom meledak yang tidak dapat ditahan, ia mengumumkan kepada orang-orang yang berada di sekitarnya dengan terus terang tanpa ada keraguan sedikit pun bahwa kalimat-kalimat dalam adzan seperti itu pernah didengarnya sendiri ketika ia menginjakkan kakinya di bulan pertama kali. Maka, sekembalinya ke Amerika, ia menekuni pelajaran agama Islam dengan serius untuk mengenali ajaran-ajaran Islam secara terperinci, dan akhirnya ia menyatakan masuk Islam. Akibat mengumumkan bahwa dirinya masuk agama Islam, ia dipecat dari pekerjaannya di Pusat Penelitian Angkasa Amerika Serikat. Akan tetapi, dengan gagah dan penuh percaya diri ia mengatakan, “Aku kehilangan pekerjaanku, tetapi aku menemukan Allah.

Inilah lafal adzan dan terjemahnya:

اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar (2X)

أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله

Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah (2X)

أَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ الله

Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah (2X)

حَيَّ عَلَى الصَّلاَة

Mari menuju shalat (2X)

حَيَّ عَلَى الْفَلاَح

Mari menuju kemenangan (2X)

اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar (1X)

لاَ اِلهَ اِلاَّ الله

Tidak ada tuhan selain Allah (1X)

Berita ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama universal untuk seluruh alam, yang salah satu syi’arnya telah menembus lapisan-lapisan atmosfir, yaitu adzan yang selalu didengungkan oleh umat Islam setiap saat. Kejadian seperti itu sungguh membingungkan para ilmuan dan membuat orang yang beriman semakin bertambah imannya. Fenomena seperti ini membuat ilmu pengetahuan modern semakin kecil, dan pada saat itu pula Islam membuktikan kemukjizatannya yang besar, dan merupakan tantangan yang berani untuk semua orang yang tidak mau mengakui kebenaran dan kebesaran Islam di alam semesta.

1 comment:

Anonymous said...

hoax tuh.....inalillahi... kita tlh dbohongi dengan orang yahudi.....